Polresta Banjarmasin terjunkan 1.000 Personil Gabungan Amankan Haul ke 5 Guru Ahmad Zuhdiannor

by baritopost.co.id
0 comments 2 minutes read
Wakapolresta Banjarmasin AKBP Arwin Amrih Wientama saat didampingi Kasi Humas Ipda Sunarmo dan Kabag Ops Kompol I Made Sebagai, Selasa (25/2/2025). (foto:sum)

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Jelang haul ke 5 Guru Ahmad Zuhdianor atau Guru Zuhdi nanti malam, pihak Polresta Banjarmasin gelar Apel Kesiapan Pengamanan, Selasa (25/2/2025) pagi. Usai apel dan pengarahan dilanjutkan dengan arahan di lapangan atau Tactical Floor Game (TFG) dari Kabag Ops Kompol I Made Subagia Wirya.

Kapolresta Banjarmasin Kombes Cuncun Kurniadi melalui Wakapolresta AKBP Arwin Amrih Wientama mengatakan, sebanyak 1000 lebih penting sinilah disiagakan. “Karena selain anggota dan personil polda dan Kalsel serta relawan serta ASN, ” terangnya kepada awak media.

AKBP Arwin menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk persiapan pengamanan haul guru besar, Guru Zuhdiannur. “Baru saja kita melaksanakan kegiatan apel kesiapan dan TFG dalam rangka pengamanan haul guru besar, Guru Zuhdiannor yang kelima tahun 2025,” ujarnya.

Dia mengungkapkan Polresta Banjarmasin akan melibatkan kurang lebih 1.000 personil gabungan dalam pengamanan acara tersebut. Anggota l tersebut terdiri dari anggota Polri, TNI, Pemko Banjarmasin dan instansi terkait lainnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemimpin-pemimpin Forkopimda Kota Banjarmasin yang sudah menurunkan personilnya untuk membantu kegiatan pengamanan hari ini,” tuturnya.

Arwin menegaskan bahwa tujuan utama pengamanan ini adalah menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Seluruh anggota gabungan diharapkan memiliki pemahaman dan kesepakatan yang sama dalam menjalankan tugas pengamanan.

“Tujuan sinergi pengamanan ini adalah bagaimana kita sama-sama satu frekuensi dan satu kesepakatan, satu suara agar kegiatan pengamanan ini berjalan aman dan kondusif tentunya,” jelasnya.

Sebagai bagian dari strategi pengamanan, Polresta Banjarmasin juga menempatkan kendaraan pemadam kebakaran (damkar) dan ambulans di titik-titik tertentu. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, seperti adanya jamaah yang pingsan atau mengalami kondisi darurat lainnya.

“Jika terjadi situasi tertentu seperti ada jamaah yang pingsan atau tidak sadar, kita bisa menangani secepatnya,” tambah AKBP Arwin.

Berdasarkan informasi dari relawan dan keluarga Guru Zuhdianur, ia juga mengungkapkan bahwa jumlah jamaah yang akan hadir diperkirakan mencapai 8.000 hingga 10.000 jamaah.

“Pengamanan akan difokuskan di sekitar lokasi acara haul. Untuk mengatasi potensi kemacetan di area tersebut, Polresta Banjarmasin akan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Polda,” terangnya.

Ia juga memohon maaf kepada masyarakat jika terjadi kemacetan di sekitar lokasi acara. Ia mengimbau pengguna jalan untuk menggunakan jalur alternatif demi kelancaran lalu lintas.

“Kami mengucapkan mohon maaf kepada para masyarakat pengguna jalan jika di sekitar lokasi pengamanan nantinya terjadi kemacetan. Namun demikian, kami akan mencoba dan berusaha melalui jajaran lalu lintas baik dari Dishub, Polresta maupun Polda agar arus lalu lintas di sekitar area lokasi pengamanan itu dapat lancar dan terhindar dari kemacetan,” ucap Arwin.

Untuk itu kepada pengguna jalan lain sekiranya diminta lewat jalur lain agar terhindar macet di lokasi acara. “Kami juga mohon bantuan kepada para pengguna jalan dan masyarakat sekitar agar dapat menghindari lokasi-lokasi di sekitar lokasi pengamanan dan bisa melalui atau melewati jalur alternatif lainnya,” pungkas Arwin.

Penulis : Arsuma
Editor : Mercurius

Follow Google News Barito Post dan Ikuti Beritanya

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar